AKMAL HAMDI LUBIS NO.BP. 0911323010; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

MANAJEMEN PANEN DAN PASCA PANEN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PT. BINTARA TANI NUSANTARA 1 (BTN-1) KECAMATAN KOTO BALINGKA KABUPATEN PASAMAN BARAT SUMATERA BARAT


Manajemen Panen dan pasca panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di PT. Bintara Tani Nusantara 1 (BTN-1) Air Runding, Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat (Dibimbing oleh Mamang Wahyudi dan Andi Eviza)rnTanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang berperan penting dalam pembangunan nasional terutama sebagai penghasil devisa Negara. Untuk mendapatkan kualitas produk kelapa sawit yang bagus ini dapat dipengaruhi oleh kegiatan budidaya, salah satu kegiatan yang sangat erat kaitannya dengan produksi adalah kegiatan panen dan pasca panen. Manajemen panen dan pasca panen adalah pengelolaan sumber daya secara efektif untuk mencapai kualitas panen dan pasca panen yang telah ditentukan.rnDalam pengambilan data untuk tugas akhir ini dilakukan mulai bulan Maret-Juni 2013 di PT.Bintara Tani Nusantara 1 (BTN-1), Air Runding, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pada kegiatan panen dan pasca panen kelapa sawit.rnData yang diperoleh penulis adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan selama kegiatan lapangan dan melalui diskusi dengan Karyawan, Kepala kerja, Asisten panen, Divisi Manajer dan pengumpulan data sekunder diperoleh dari catatan perkebunan.rnUntuk mendapatkan kualitas panen dan pasca panen yang bagus, ada beberapa petunjuk yang harus dipatuhi, diantaranya:rn Kriteria buah masak sudah membrondol secara murni sebanyak 10 buti di piringan.rn Semua buah masak di batang sesuai kriteria di atas harus dipanenrn Buah disusun di TPH dan diberi label antara lain jumlah tandan dan nama pemanen.rn Tangkai harus dipotong dilokasi bukan di TPH, potongan tangkai harus mepet dan bebentuk hurup V.rn Brondolan harus dikutip bersih dan dikeluarkan serentak dengan tandan.rn Brondol harus bersih dari sampah dan diletakkan di atas karung goni bekas pupuk yang sudah dibelah.rn Administrasi panen dan transportasi TBS harus jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.rn Data mengenai jumlah tandan terpanen dan jumlah tandan terangkut harus di input setiap hari dan datanya harus benar dan dapat dipertanggung jawabkanrn Untuk tujuan tersebut di atas Bounchounter harus difungsikan secara maksimal.rnBerdasarkan hasil pengamatan di PT. Bintara Tani Nusantara 1 menunjukkan bahwa manajemen panen dan pasca panen sudah berjalan dengan baik karena terlebih dahulu disusun fungsi-fungsi manajemen sebelum pelaksanaan kegiatan dan biaya operasional untuk kegiatan ini masih tergolong efisien.
NONE
Laporan Tugas Akhir
Indonesia
2013
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
AKMAL HAMDI LUBIS NO.BP. 0911323010. (2013).MANAJEMEN PANEN DAN PASCA PANEN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PT. BINTARA TANI NUSANTARA 1 (BTN-1) KECAMATAN KOTO BALINGKA KABUPATEN PASAMAN BARAT SUMATERA BARAT.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd