ARINDA PUTRI NBP. 0911313012; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA PETANI MITRArnTOMAT CHERRY PT. SAYURAN SIAP SAJI rn(Studi kasus di Villa 81 Kabupaten Bogor)


Sayuran merupakan komoditas penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komoditas ini memiliki keragaman yang luas dan berperan sebagai sumber karbohidrat, protein nabati, vitamin, dan mineral yang bernilai ekonomi tinggi sehingga sangat potensial untuk dikembangkan secara komersial karena permintaan pasar masih tinggi dan terus berkembang. Salah satunya yaitu Tomat Cherry (Lycopersicum esculentum Mill) yang merupakan tanaman sayuran yang pada umumnya dimanfaatkan untuk tanaman pangan. Penulisan tugas akhir ini bertujuan: (1) Mengetahui gambaran umum proses budidaya tomat cherry pada villa 81 sebagai petani mitra PT. Sayuran Siap Saji, (2) Menganalisis pendapatan villa 81 sebagai petani mitra tomat cherry PT. Sayuran Siap Saji, dan (3) Menganalisis kelayakan finansial usahatani villa 81 sebagai petani mitra tomat cherry PT. Sayuran Siap Saji. Data yang digunakan mencakup data primer dan data sekunder. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis pendapatan petani mitra dan analisis kelayakan investasi. Komponen-komponen yang dihitung adalah Pendapatan dan biaya-biaya yang dikeluarkan selama satu periode tanam. Analisis kelayakan investasi mengetahui kelayakan budidaya tomat cherry dengan menghitung Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR). NPV menunjukkan manfaat bersih yang diterima dari proyek atau usaha selama umur proyek pada discount rate. Suatu proyek dikatakan layak diusahakan apabila nilai NPV > 0. IRR adalah tingkat bunga yang meyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa mendatang atau nilai discount rate yang membuat nilai NPV sama dengan nol.rnBerdasarkan hasil analisis pendapatan diperoleh bahwa Villa 81 sebagai mitra mendapatkan keuntungan sebesar Rp.2.075.208 dan R/C ratio 1,2, dan berdasarkan hasil analisis kelayakan investasi pada NPV 15%, 13% dan 10% NPV yang dihasilkan bernilai negatif dan pada saat NPV 6,72% nilai NPV menghasilkan nilai positif hal ini berarti usaha budidaya tidak layak untuk dilaksanakan karena pada NPV 6,72% nilai NPV tersebut bernilai positif sedangkan nilai suku bunga pinjaman mencapai 15% , ternyata IRR dari proyek ini hanya mencapai 7,12% yang berarti proyek ini tidak layak untuk dijalankan, dengan tingkat suku bunga dengan tingkat suku bunga 7,12% usaha tomat cherry ini dapat dikatakan tidak layak karena jika tingkat suku bunga pinjaman diasumsikan sebesar 12% maka nilai IRR dari usaha budidaya tomat cherry ini hanya mencapai 7,12% sehingga budidaya dari tomat cherry ini dikatakan tidak layak karena nilai IRR lebih kecil dari nilai suku bunga pinjaman.rnrnrnKata kunci: Analisis finansial, tomat cherry, petani mitrarnrn
NONE
Laporan Tugas Akhir
Indonesia
2013
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
ARINDA PUTRI NBP. 0911313012. (2013).ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA PETANI MITRArnTOMAT CHERRY PT. SAYURAN SIAP SAJI rn(Studi kasus di Villa 81 Kabupaten Bogor).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd