Detail Cantuman Kembali
MANAJEMEN PANEN DAN PASCA PANEN KELAPA SAWITrn(Elaeis guineensis Jacq.) DI PT. BUMI SAWIT PERKASA (BSP)rnRAYON A, AFDELING 2 KEBUN SEI. TAMALUKUrnPROPINSI RIAU
RingkasanrnPengki Effendi. Manajemen Panen dan Pasca Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Bumi Sawit Perkasa (BSP) Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau (Dibimbing oleh Ir. Suhadi, M.Si dan Ir. Nelson, M.Sc).rn Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Kebutuhan buah kelapa sawit meningkat tajam dengan meningkatnya kebutuhan CPO dunia. Oleh karena itu peluang pengembangan perkebunan dan perindustrian pengolahan kelapa sawit menjadi prospek baik untuk memenuhi pasar dalam dan luar negeri. rn Kegiatan panen merupakan salah satu pekerjaan yang perlu mendapat perhatian yang serius di perkebunan kelapa sawit karena hal ini berkaitan langsung dengan sumber pemasukan uang bagi perusahaan melalui penjualan minyak kelapa sawit (MKS) dan inti kelapa sawit (IKS). Panen dan produksi merupakan hasil dari aktivitas kerja di bidang pemeliharaan tanaman. Baik atau buruknya pemeliharaan tanaman akan tercermin dari panen dan hasil produksi.rn Pengangkutan tandan buah segar ke pabrik mempunyai peranan yang sangat penting. Tandan buah hasil pemanenan harus segera diangkut ke pabrik untuk diolah lebih lanjut. Buah yang tidak segera diolah dapat mengurangi mutu dari hasil produksi minyak, karena keterlambatan pengolahan buah akan meningkatkan kandungan asam lemak bebas (ALB) minyak yang akan dihasilkan. Untuk menghindari hal tersebut, maksimal 8 jam setelah buah dipanen, buah tersebut harus sudah sampai di pabrik dan harus segera diolah agar tidak terjadi kerusakan pada buah lebih lanjut maupun keterlambatan pengolahan. Pemilihan alat angkut yang tepat dapat membantu mengatasi masalah kerusakan buah selama pengangkutanrnDalam pengambilan data untuk tugas akhir ini dilakukan mulai bulan Maret-Juni 2013 di PT. Bumi Sawit Perkasa (BSP). Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah Agar mahasiswa memperoleh pengalaman dan kondisi nyata pengelolaan perkebunan terutama dalam kegiatan manajemen panen dan pasca panen kelapa sawit sebagai bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja serta Memiliki kemampuan dalam menganalisis dan mengkaji secara mendalam suatu masalah serta memberikan solusi pemecahan masalah di dalam kegiatan panen dan pasca panen. Data yang diperoleh penulis adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan selama kegiatan di lapangan melalui diskusi dengan Mandor, Asisten Lapang dan Asisten Kepala. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari buku-buku penunjang dan catatan perkebunan. rnDalam pelaksanaan panen dan pasca panen, fungsi-fungsi manajemen harus diterapkan dengan baik agar dalam pelaksanaannya tercapai efisiensi dan efektifitas baik dari segi pencapaian kualitas maupun kuantitas hasil produksi. Untuk mencapai hal tersebut setiap personil yang terlibat dalam kegiatan panen dan pasca panen harus berperan aktif dan memiliki tanggung jawab yang tinggi.rn
PENGKI EFFENDI NBP. 0911323021 - Personal Name
NONE
Laporan Tugas Akhir
Indonesia
2013
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
PENGKI EFFENDI NBP. 0911323021. (2013).MANAJEMEN PANEN DAN PASCA PANEN KELAPA SAWITrn(Elaeis guineensis Jacq.) DI PT. BUMI SAWIT PERKASA (BSP)rnRAYON A, AFDELING 2 KEBUN SEI. TAMALUKUrnPROPINSI RIAU.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






