N E L L Y NBP. 04 014 009; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

PEMAKAIAN TRIS KUNING TELUR SEBAGAI BAHAN PENGENCER SEMEN


Untuk dapat melaksanakan inseminasi sebanyak mungkin, maka perlu adanya pengenceran semen. Tujuan dari pengenceran semen adalah untuk menambah volume semen, namun setiap satuan volume semen yang akan diinseminasikan tetap mengandung cukup spermatozoa.rnSemen adalah sekresi organ kelamin jantan yang secara normal di ejakulasikan ke dalam saluran kelamin betina sewaktu kopulasi atau ditampung untuk keperluan Inseminasi Buatan. Semen terdiri dari dua bagian yaitu spermatozoa (sel kelamin jantan) dan plasma semen.rnBahan pengencer hendaknya murah, sederhana, praktis dibuat tetapi mempunyai daya preservasi yang tinggi, mengandung unsur yang hampir sama sifat fisik dan kimiawi dengan semen tidak membatasi daya fertilitas sperma Funsi pengencer adalah menyediakan zat-zat makanan sebagai sumber energi bagi spermatozoa.rnZat pengencer adalah campuran dari bahan-bahan yang dapat mencukupi zat makanan bagi spermatozoa, sehingga kebutuhan untuk hidup terpenuhi serta mampu mempertahankan daya hidup spermatozoa. Bahan-bahan yang banyak digunakan untuk pengenceran semen ini diantaranya ; air susu sapi, kuning telur, glukosa, sitrat, dan air kelapa.rnPada BIB Tuah Sakato pengenceran semen memakai bahan pengenceran organik, yaitu tris kuning telur sesuai rekomendasi konsultan ahli Prof. Dr. Mozes Toelihere MSc, karena semen beku yang dihasilkan akan lebih baik, ruang gerak spermatozoa lebih longgar.rnKhasiat kuning telur terletak pada lipoprotein dan lechitin yang terkandung di dalamnya. Kuning telur juga mengandung glukosa yang lebih sering digunakan oleh sel-sel sperma sapi untuk metabolisme.rnProses pengenceran dimulai dengan pembuatan larutan dasar dilanjutkan dengan pembuatan larutan pengencer. Larutan pengencer terdiri 74% larutan dasar, 20% kuning telur, dan 6% glyserol. Pemberian antibiotik yaitu streptomycin 4cc/100 ml larutan dan penicilin 5cc/100 ml larutan.rnVolume larutan pengencer dapat dibuat setelah diketahui volume semen, motility, dan konsentrasi semen. Volume larutan pengencer untuk masing-masing semen yang dihasilkan setiap pejantan berbeda-beda, bergantung pada volume semen yang dihasilkan, motility, dan konsentrasi.rnJumlah straw yang dihasilkan bergantung pada volume semen, jika volume semen yang dihasilkan banyak maka jumlah straw juga banyak dan begitu juga sebaliknya.rnDapat disimpulkan bahwa kualitas semen yang dihasilkan oleh BIB Tuah Sakato memenuhi standar mutu kualitas semen beku dimana volume semen yang dihasilkan berkisar antara 1,9-10,9ml/ejakulat, motility 70 - 75%, konsentrasi 1500-1800 x 106/ml.
NONE
Laporan Tugas Akhir
Indonesia
2007
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
N E L L Y NBP. 04 014 009. (2007).PEMAKAIAN TRIS KUNING TELUR SEBAGAI BAHAN PENGENCER SEMEN.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd