Detail Cantuman Kembali
DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
Proyek Usaha Mandiri ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Infeksi yang disebabkan oleh kedua bakteri tersebut masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius. Penggunaan antibiotik sintetis secara terus-menerus dapat menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif bahan alami yang memiliki aktivitas antibakteri. Kulit buah manggis diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid, dan fenol yang berpotensi sebagai antibakteri alami
Kegiatan Proyek Usaha Mandiri ini telah dilakukan pada bulan oktober 2025. Metode yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96% untuk memperoleh ekstrak kulit buah manggis. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA). Pengamatan dilakukan dengan mengukur diameter zona hambat pertumbuhan bakteri di sekitar cakram yang telah diberi ekstrak. Selain itu, dilakukan juga uji kandungan senyawa fitokimia meliputi saponin, flavonoid, dan fenol.
Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis mengandung saponin, flavonoid, dan fenol yang berperan sebagai senyawa antibakteri. Uji aktivitas antibakteri memperlihatkan adanya zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus.
Dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah manggis memiliki potensi sebagai antibakteri alami terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
PRIFILISA SHALILLIA - Personal Name
NONE
PUM
Paramedik Veteriner
2025
Payakumbuh
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
PRIFILISA SHALILLIA. (2025).DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






