ARIF WAHYUDINATA; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

PREVALENSI DAN IDENTIFIKASI HELMINTHIASIS PADA SALURAN PENCERNAAN SAPI KELOMPOK TANI HARIMAU AGAM DI NAGARI GADUT KECAMATAN TILATANG KAMANG


Sapi adalah salah satu hewan ternak yang memiliki keanekaragaman spesies tertinggi dan tersebar hampir di seluruh negara, termasuk Indonesia. Sapi memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena mampu menghasilkan daging dan susu. Cacingan (helminthiasis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi cacing pada tubuh ternak, baik pada saluran percernaan, pernapasan, hati, maupun pada bagian tubuh lainnya. Namun adanya penyakit ini menyebabkan kerugian ekonomis yang diakibatkan oleh pertambahan bobot badan yang lambat dan penurunan berat badan serta produktivitas ternak.

Kelompok Tani Harimau Agam merupakan salah satu kelompok tani yang berlokasi di Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang. Kelompok ini bergerak di bidang peternakan dan telah berkembang dengan cukup baik hingga saat ini, dengan menerapkan sistem pemeliharaan secara intensif, memiliki kandang yang lembab dan kondisi lingkungan wilayah tipologi yang basah keadaan ini memungkinkan adanya infeksi parasit cacing pada sapi Kelompok Tani Harimau Agam.

Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh selama periode 28 September hingga 3 November 2025. Sebanyak 50 sampel feses diambil dan diperiksa menggunakan metode Sedimentasi dan Apung, yang merupakan teknik yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan helminthiasis atau telur parasit dalam feses sapi

Hasil pengamatan didapatkan ada 8 jenis telur cacing Nematoda dan 1 jenis Trematoda yang di temukan pada pemeriksaan feses sapi di Laboratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, yaitu Bunostomum sp. dengan prevalensi 14%, Trichostrongylus sp. dengan prevalensi 34%, Ostertagia sp. dengan prevalensi 12%, Haemonchus contortus dengan prevalensi 20%, Cooperia sp. dengan prevalensi 10%, Nematodirus sp. dengan prevalensi 6%, Trichuris sp. dengan prevalensi 2%, Toxocara vitulorum dengan prevalensi 2% Sedangkan Trematoda ditemukan yaitu Paramphistomum spp. dengan prevalensi 4%. Helminthiasis pada sapi Kelompok Tani Harimau Agam di Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang sebesar 56% dengan perbandingan 28 sampel yang terinfeksi telur cacing dari 50 sampel yang diambil Kata kunci: sapi, helminthiasis, prevalensi, identifikasi.
ARIF WAHYUDINATA - Personal Name
NONE
PUM
Paramedik Veteriner
2025
Payakumbuh
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
ARIF WAHYUDINATA. (2025).PREVALENSI DAN IDENTIFIKASI HELMINTHIASIS PADA SALURAN PENCERNAAN SAPI KELOMPOK TANI HARIMAU AGAM DI NAGARI GADUT KECAMATAN TILATANG KAMANG.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd