SISWANTO; " />
Detail Cantuman Kembali

XML

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT CAPLAK DAN KUTU PADA SAPI KELOMPOK TANI HARIMAU AGAM NAGARI GADUT KECAMATAN TILATANG KAMANG


Sapi merupakan salah satu ternak ruminansia yang mempunyai kontribusi terbesar sebagai penghasil daging, serta untuk pemenuhan kebutuhan pangan khususnya protein hewani. Salah satu resiko yang sering dihadapi dalam pemeliharaan sapi yaitu serangan penyakit. Kesehatan sapi sangat penting dalam proses pemeliharaan atau produksi sapi.

Ektoparasit adalah parasit yang terdapat di permukaan tubuh dan hidup bergantung kepada inangnya seperti caplak, kutu, lalat, nyamuk dan lainnya. Maka dari itu proyek usaha mandiri ini dilakukan bertujuan "Identifikasi dan Prevalensi ektoparasit caplak dan kutu pada sapi Kelompok Tani Harimau Agam Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang"

Tujuan dilakukan PUM ini yaitu untuk mengetahui banyaknya sapi potong yang terinfeksi ektoparasit dan juga untuk mengetahui apa jenis ektoparasit yang menginfeksi pada sapi Kelompok Tani Harimau Agam Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang. Kegiatan Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini dilaksanakan pada bulan September sampai November 2025. Pengumpulan data pelaksanaan PUM dilakukan dengan 2 teknik yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dengan cara pengambilan sampel secara langsung pada sapi Kelompok Tani Harimau Agam Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang dan dilakukan pengujian di Laboratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Pengumpulan data sekunder dengan cara pengumpulan data dari buku Veterinary Ectoparasites: Biology, Pathology and Control dan jurnal terkait.

Hasil pemeriksaan identifikasi dan prevalensi kutu dan caplak pada sapi Kelompok Tani Harimau Agam Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang ditemukan 100% adanya caplak, namun untuk kutu tidak ditemukan sama sekali. Jenis caplak yang menyerang paling dominan adalah jenis Dermacentor dengan prevalensi 60%, diikuti oleh jenis Rhipicephalus dengan prevalensi 18%. Jenis caplak Haemaphysalis dengan pravelensi 16% dan Boophilus memiliki tingkat dengan prevalensi 6%.
SISWANTO - Personal Name
NONE
PUM
Paramedik Veteriner
2025
Payakumbuh
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
SISWANTO. (2025).IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT CAPLAK DAN KUTU PADA SAPI KELOMPOK TANI HARIMAU AGAM NAGARI GADUT KECAMATAN TILATANG KAMANG.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd