Detail Cantuman Kembali
PEMBERIAN HAIR TONIC EKSTRAK DAUN KELOR SEBAGAI PENUMBUH RAMABUT PADA KUCING DOMESTIK (LOKAL)
Proyek. Usaha Mandiri ini dilakukan di laboratorium Kesehatan dan penyakit hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada bulan Agustus sampai dengan bulan November tahun 2025, bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas hair tonic ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) sebagai penumbuh rambut pada kucing domestik lokal (Felis catus) Proyek Usaha Mandiri dilakukan dengan menggunakan 4 ekor kucing jantan berusia 8-12 bulan yang dipelihara dalam kandang individu berukuran 60x40x50 cm. Area punggung dicukur seluas 4x4 cm³ di sisi kanan (perlakuan) dan kiri (kontrol), dengan aplikasi hair tonic 0,5 ml dua kali sehari selama 18 hari.
Ekstrak daun kelor dibuat melalui maserasi etanol 96% dari 100 g simplisia, diikuti rotary evaporator dan formulasi hair tonic (5 g ekstrak, 30 ml alkohol 96%, 0,15 g metil paraben, 0,1 g menthol, 0,5 ml PEG 400, 7,5 ml propilen glikol, ad 50 ml aquadest). Evaluasi sediaan menunjukkan pH 5,0-5,08, tidak homogen, warna kuning kecoklatan dengan bau menthol, dan daya lekat kurang dari rata-rata 1 detik.
Hasil pengukuran pada hari ke-18 menunjukkan panjang rambut perlakuan rata-rata 9,10 cm (kanan) dan 9,32 cm (kiri), lebih tinggi dibanding kontrol 9,13 cm (kanan) dan 6,91 cm (kiri). Bobot rambut perlakuan 0,75 mg/30 helai, lebih rendah dari kontrol 2,20 mg/30 helai, mengindikasikan pertumbuhan lebih cepat pada perlakuan.
Hair tonicbagai al ekstrak daun kelor terbukti kurang efektif merangsang pertumbuhan rambut kucing domestik lokal dan berpotensi seternatif herbal alami untuk perawatan rambut hewan peliharaan.
MHD. JAMIL KHOLIDI - Personal Name
NONE
PUM
Paramedik Veteriner
2026
Payakumbuh
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
MHD. JAMIL KHOLIDI. (2026).PEMBERIAN HAIR TONIC EKSTRAK DAUN KELOR SEBAGAI PENUMBUH RAMABUT PADA KUCING DOMESTIK (LOKAL).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd






